Pembangunan ASRAMA dan BAZAR

Assalamu ‘alaykum war. wab.  Para Dermawan yang dirahmati Allah…

Saat ini, Kami sedang melakukan pembangunan asrama/tempat aktivitas

cs5

agar kegiatan yang dilakukan lebih fokus dan terarah.  Insya Allah setelah Kami memiliki bangunan sendiri, ada banyak kegiatan Pemberdayaan Umat lainnya yang akan sangat bermanfaat seperti pelaksanaan Kejar Paket (untuk yang putus sekolah), pemberian beasiswa prestasi, Klinik Sehat Dhuafa, Pengelolaan sampah organik, dll.

cs4Dengan segala kerendahan hati, Kami mengajak kepada para dermawan untuk menyisihkan sebagian rizki yang Allah titipkan terutama untuk Pembangunan Asrama dan Pusat Kegiatan RAYDHA AULIA yang terletak di Jl. Kesadaran II RT 002/01 Pondok Petir, Bojongsari, Depok 16517.

Dengan modal keyakinan akan pertolongan Allah melalui tangan Bapak/Ibu para Dermawan, pembangunan telah berjalan dan Kami berharap segera dapat memulai aktivitas yang lebih beragam. Karenanya, Kami mengajak Bapak/Ibu untuk melipatgandakan harta di jalan Allah dengan memberikan zakat/infaq/shodaqoh yang dapat diserahkan langsung kepada Kami atau ditransfer melalui Rek BSM a/n Rumah Yatim Dhu’afa AULIA  7013905252  atau Rek  BCA a/n Kenty Martiastuti 7150666737.

***** Selain itu Kami juga akan mengadakan Bazaar Amal yang insya Allah akan diadakan sekitar pertengahan Januari 2013.  Untuk kepentingan tersebut, Kami menerima barang layak pakai berupa pakaian, alat sekolah (sepatu, tas, dll)  dan buku cerita atau majalah.  Barang-barang tersebut akan Kami jual dengan harga sangat murah untuk masyarakat sekitar yang membutuhkan yang  dananya akan dipergunakan untuk kepentingan RAYDHA AULIA. Kami berharap dengan kegiatan Bazaar Amal ini konsep pemberdayaan akan terwujud karena tanpa disadari mereka menolong dirinya sendiri (membeli barang dengan harga murah dan uangnya akan kembali dalam bentuk shodaqoh).

Bagi yang berkenan menyumbangkan barang-barang layak pakai dapat dikirim ke alamat TK Islam AULIA Jl. Garuda 4 Blok DH-2 No. 17 Vila Pamulang, Pondok Petir, Bojongsari, Depok 16517 atau dibawa langsung ke alamat tersebut pada hari kerja pk 07.00 – 11.00 dan 14.00 – 16.00 WWIB.

Akhir kata, Kami mohon do’a untuk bisa terus istiqomah dalam mengemban amanah ini. Tiada kata yang dapat diucapkan selain Jazakumullah Khairan Katsira

Semoga segala kebaikan Bapak/Ibu dicatat sebagai deposito amal shaleh di akhirat kelak. Amiin ya Allah ya Rabbal ‘alamiin.

CARING and SHARING

CARING AND SHARING

cs1Kesadaran untuk berbagi, tidak saja merupakan sikap mulia yang diajarkan Allah SWT pada kita semua., namun lebih jauh dari itu, pikiran dan naluri manusia sebagai makhluk sosial selalu menuntut kita untuk bersikap peduli dan peka terhadap penderitaan, kekurangan dan keterbatasan yang dialami oleh sesama. Ada sisi lain dari bathin kita yang ikut menderita atau merasa bersalah ketika kita memiliki dan merasakan kemudahan hidup dengan berbagai fasilitasnya, sementara di saat yang sama kita tahu, ada di sekitar kita yang bahkan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup pokokpun terasa sulit.

Continue reading

Gebyar Muharram 1432 H

Alhamdulillah, dalam rangka menyambut Muharram 1432 H, seperti banyak difahami sebagian besar orang, 10 Muharram sering diidentikkan sebagai Hari Anak Yatim, tentu tidak terlalu keliru jika kemudian dijadikan ajang silaturrahim danmedia berbagi. Dan, kali ini Rumah Yatim-Dhu’afa AULIA menyelenggarakan kegiatan GEBYAR MUHARRAM 1432 H.
Kegiatan diselenggarakan pada hari Sabtu, 25 Desember 2010. Dimulai sejak pukul 08.30, sebagian anak-anak yatim satu per satu mulai berdatangan ke sekretariat RAYDHA AULIA (TK Islam AULIA). Dengan kemasan dan tampilan yang sangat sederhana, kegiatan dikemas di halamn depan TK ISlam AULIA. Kemasan memang sengaja dibuat lebih sederhana, karena seperti konsep yang sering kami ungkapkan, bahwa keberlanjutan pengurusan, pendampingan dan pembinaan anak-anak yatim-dhu’afa dalam hal pendidikan yang menjadikan mereka lebih terdidik dan mandiri, itu sangatlah penting.
Beberapa donatur yang sempat dihubungi, alhamdulillah sangat antusias untuk memberikan donasinya. Mengingat mulai pergantian semester, Donasi diarahkan untuk keperluan buku dan alat tulis yang vital untuk kegiatan belajar mereka di sekolah. Namun alhamdulillah, karena cukup banyak donasi, akhirnya diberikan juga kepada anak-anak yatim-dhu’afa untuk membeli peralatan sekolah yang sudah mulai rusak atau diperbaharui, seperti baju seragam, tas, sepatu atau lainnya.
Akhirnya, setelah beberapa acara seperti silaturrahim dan pembinaan mental-agama berlalu, sekitar pukul 11.00 acara pun disudahi dengan pembagian santunan kepada yatim-dhu’afa. Semoga harta para donatur yang sudah diinfaqkan pada kesempatan ini dan juga infaq rutin yang sudah diberikan melalu RAYDHA AULIA, Allah SWT Yang Maha Mengetahui, Maha Kasih lagi Maha Kuasa akan membalasnya sebagai amal shalih yang dibalas dengan pahala yang berlipat ganda, amiin…

Galeri Foto:
*) Persiapan

*) Acara/Pembinaan

*) Santunan

TAHUN BARU 1 MUHARRAM 1432 H

Kami, segenap keluarga besar Rumah Yatim dan Dhu’afa RAYDHA “AULIA” Vila Pamulang, Pondok Petir, Bojongsari – Depok, mengucapkan:
Selamat Tahun Baru 1 Muharram 1432H.
Semoga Allah SWT memberikan kesempatan dan kemampuan untuk melakukan perubahan terbaik dalam hidup kita, amin…

SELAMAT HARI IBU

Ibu… begitulah kata agung yang hampir setiap manusia sering mengucapkannya. Seorang ‘manusia’ yang keberadaanya sangat diperlukan bagi kelangsungan hidup setiap manusia. Kasihnya bagai embun penyejuk setiap saat membasahi hati, sayangnya tak pernah luntur walau ditelan usia, derajatnya 3 x lebih tinggi dibanding ayah.

Ibu… untaian kalimat do’a setiap saat terlantun dari bibir untuk mu. Tak pernah ada sesuatu yang terbaik pun di dunia ini bisa membalas kasih sayangmu. Semoga Allah senantiasa membimbing diri untuk selalu berbakti kepadamu….

Hari Raya Idul Adha 1431 H

Alhamdulillah, akhirnya Hari Raya Idul Adha 1431 H tiba!

Kami mengucapkan:

SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1431 H

Semoga Allah swt Melimpahkan rahmat, karunia dan Berkah kepada kita semua, amin…

Selamat Hari Raya Idul Fithri 1431 H

Kami, segenap keluarga besar pengurus Rumah Yatim dan Dhu’afa (RAYDHA) “AULIA” Pondok Petir, Bojongsari-Depok, mengucapkan:
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431H.
Mohon maaf lahir dan batin…

GEMPA 2010: Galeri & Laporan

Alhamdulillah, akhirnya berkat izin dan karunia Allah SWT dan dukungan semua pihak (donatur, teamwork, dll) kegiatan GEMPA (Gembira Berpuasa) dengan pemberian santunan kepada anak-anak Yatim dan Dhu’afa pada JUM’AT, 03 SEPTEMBER 2010 pada pukul 15.00-19.00wib terlaksana dengan baik dan lancar.
Subhanallah, di luar dugaan, antusiasme para donatur melebihi tahun-tahun sebelumnya, baik dari perorangan maupun grup (komite sekolah, alumni SMAN 12 Jakarta angkatan 1990). Dana masuk dari para Donatur/MUZAKI (orang yang Berzakat) sebesar Rp.9.534.622,- (sembilan juta, lima ratus tiga puluh empat ribu, enam ratus dua puluh dua rupiah). Alhamdulillah, kami pengurus RAYDHA AULIA mengucapkan JAZAKUMULLAH KHOIROL JAZA’, semoga Allah menjadikannya sebagai amal shalih dan dibalas dengan pahala berlipat ganda dan dijadikan sebagai rizki yang berkah, amin.
Dengan berlimpahnya donasi, maka kami laporkan, bahwa kami menambah jumlah penerima, agar donasi yang diamanahkan  lebih bermanfaat dan lebih luas menjagkau MUSTAHIQ (orang yang berhak). Dana donasi tersalurkan Rp.6.537.500,- (enam juta, lima ratus tiga puluh tujuh ribu, lima ratus rupiah).  DownLoad ?LAPORAN KEUANGAN GEMPA 2010

Pembukaan____________ Aktivitas: kreativitas

Aktivitas:kreativitas_____ film motivasi

Santunan-santunan

Santunan_____________ Taushiah Menjelang Buka Puasa

Event Terbaru: GEMPA

Seperti tahun-tahun sebelumnya sejak tahun 2003, kami menyelenggarakan pesantren Ramadhan bagi putra-putri warga sekitar komplek (di lokasi kami berada). Pesantren Ramadhan ini kami sebut dengan GEMPA (GEMbira BerPuAsa) selama 3 hari, yang kemudian diakhiri dengan Buka Puasa Bersama dan pemberian santunan kepada anak-anak Yatim dan Dhu’afa yang kami kelola. Alhamdulillah, respon setiap tahun sangat baik, bahkan antusias.

Di Ramadhan tahun 2010 ini (1431H) kami menyelenggarakan kembali tradisi ini. Tahun ini, kegiatan Buka Puasa Bersama anak Yatim dan Santunan dilaksanakan pada JUMAT, 03 SEPTEMBER 2010.

Oleh karena itu, para Hamba Allah yang Dermawan, jika Anda ingin berpartisipasi berburu kemuliaan melalui sebagian harta yang dititipkan Allah kepada kita, silahkan dengan tangan terbuka kami siap melayani Anda berburu kemuliaan.

Silahkan hubungi kami, atau langsung transfer ke rekening anak Yatim-Dhu’afa, kemudian konfirmasi NAMA,  ALAMAT, JUMLAH DONASI, konfirmasikan ke  08128611415. Semoga Allah SWT mencatat seluruh niat baik kita sebagai amal shalih, dan membalas seluruh amal kita dengan pahala yang berlipat ganda, serta menjadikan harta dan hidup kita menjadi berkah, amin…..

=== SELAMAT DATANG ===

Assalamu  ‘alaikum  warahmatullahi  wabarokatuh …..

Selamat Datang para pengunjung…  saudaraku semua……

Sebagaimana kita ketahui, harta yang ada pada kita  adalah titipan Allah SWT yang secara prerogatif Allah berhak menambahnya, atau justru akan mengambilnya dari kita.
Oleh karena itu, selama harta yang dititipkan Allah masih ada pada kita, maka Allah akan meminta pertanggungjawaban untuk apa harta itu digunakan. Dalam hal ini, Allah meminta kita untuk menggunakan harta itu dengan baik dan benar sesuai tuntunan-Nya.
Salah satu tuntunan-Nya adalah bahwa di dalam harta kita ada hak fakir-miskin yang wajib kita tunaikan. Jika kewajiban ini tidak kita tunaikan? maka Allah mengkategorikan kita sebagai orang yang “Mendustakan Agama” atau dengan kata lain kita dianggap berdusta mengaku sebagai orang yang beriman.
Sebagaimana Allah berfirman:
“Tahukah kalian, siapakah yang mendustakan Agama? Mereka itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak menyuruh orang untuk memberi makan orang-orang miskin”

Perintah Allah untuk menyisihkan sebagian rizki yang kita terima pun, toh tidak seberapa. Hanya 2,5% dari harta kita. Angka 2,5% ini (boleh lebih demi kesucian harta kita), tentu tidak akan membuat kita jatuh miskin. Masih 90% lebih bisa kita nikmati untuk diri kita (tetapi sudah bersih karena kita sudah mengeluarkannya untuk yang berhak).
Di sisi lain, di samping kita punya kewajiban terhadap pemberdayaan fakir-miskin, jika keberadaan mereka tidak kita perhatikan maka akan berakibat buruk pada tatanan kehidupan sosial, yang bisa berakibat buruk pada kita juga.
Bukankah jika fakir-miskin tidak terurus dengan baik, maka mereka menjadi bodoh dan liar? Dari kebodohan mereka maka menjadikan mereka tidak memiliki ilmu dan keterampilan, yang akhirnya akibat buruknya akan menjadi beban bangsa, BEBAN KITA SEMUA.
Kebodohan mereka menyebabkan mereka tidak memiliki pekerjaan yang baik, yang pada akhirnya sangat berpeluang mereka menjadi peminta-minta dan bahkan na’udzu billah, bisa menjadi KRIMINAL.
Karena itu, Allah SWT mengingatkan kepada kita tentang perlunya pemberdayaan kaum fakir-miskin dan anak-anak keturunan kita nantinya.

Dalam Al-Qur’an Surat An-Nisaa  ayat 9 yang artinya: “Dan hendaklah takut kepada Allah sekiranya meninggalkan keturunan yang lemah.  Mereka khawatir akan (kesejahteraan) mereka.. Oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan berbicaralah yang benar”

Sekali lagi, jika fakir-miskin  (dhu’afa), anak-anak yatim dan terlantar tidak kita kita pelihara dan berdayakan dengan baik, maka beberapa kemungkinan yang dapat terjadi:

1. Mereka akan menjadi beban bagi bangsa, juga BEBAN KITA.
2. Mereka akan melakukan tindakan bodoh bahkan menjadi kriminal karena kebodohannya yang nyata akan merugikan kita semua.
3. Mungkin akan dipelihara dan dididik oleh orang lain yang boleh jadi tidak suka kepada Islam.

Karena itu, inilah lahan ibadah bagi kita semua dengan porsi atau peran kita masing-masing, melalui harta, ilmu, waktu atau tenaga. Kami menyediakan waktu, tenaga, sedikit ilmu dan harta, Anda yang beramal dengan sebagian rizki/harta amanah Allah.

Selanjutnya, sedikit kiprah dan bakti yang kami lakukan, bertujuan utama untuk MEMBERDAYAKAN fakir-miskin (dhu’afa), anak yatim dan anak terlantar. Memberdayakan di sini maksudnya adalah mengangkat potensi mereka sehingga menjadi berilmu, berkualitas dan mandiri. Keyakinan kami, kita tidak akan bisa memberdayakan mereka jika orientasi kita hanya “menyuapi” makanan atau hal lain yang bersifat KONSUMTIF. Uang ratusan ribu mungkin akan habis hanya dalam hitungan hari. Oleh karena itu, priorotas kami adalah mendampingi dan membimbing mereka dengan skala prioritas:

1. EDUKATIF, yakni untuk keperluan pendidikan mereka.
2. PRODUKTIF, yakni untuk keperluan produktifitas kehidupan mereka, sehingga mereka bisa hidup secara mandiri.
3. KONSUMTIF, yakni (sebagai langkah terakhir) untuk memenuhi kebutuhan mereka secara langsung.

Asumsi sedrhananya, jika kita memberdayakan mereka dengan bekal ilmu, maka mereka menjadi berilmu. Dengan ilmu, mereka dapat memiliki pekerjaan dengan sedikit lebih baik. Setelah mereka dapat bekerja, maka mereka dapat menghidupi keluarganya, bahkan dapat berumah tangga dan menghidupi rumah tangganya untuk jangka yang lama karena mereka mandiri.
Bayangkan, berapa banyak jiwa yang berdaya melalui harta kita. Inilah yang disebut harta manfaat dan tumbuh/jariah, yakni akan tumbuh terus mendatangkan limpahan pahala dan berkah sepanjang hidup kita hingga kita menghadap Allah nantinya.
Insya Allah, amin …..